Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru
SMK Negeri 6 Pekanbaru melaksanakan kegiatan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran pada Rabu pagi, 5 Februari 2026, bertempat di lapangan upacara sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran.
Kegiatan edukasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Bapak Zarman Candra, S.STP., M.Si., beserta jajaran. Kehadiran beliau menjadi bentuk perhatian dan komitmen Dinas Pemadam Kebakaran dalam memberikan edukasi keselamatan kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
Dalam penyampaian materinya, tim Dinas Pemadam Kebakaran memberikan pemahaman tentang penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan awal yang dapat dilakukan saat terjadi kebakaran. Peserta didik juga dibekali pengetahuan penting mengenai keselamatan diri dan lingkungan sebagai upaya meminimalkan risiko kebakaran.
Kegiatan ini dilengkapi dengan praktik langsung, di antaranya cara memadamkan api menggunakan kain basah, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), teknik menandu atau mengevakuasi orang sakit, serta simulasi penyemprotan air menggunakan selang dari mobil pemadam kebakaran. Praktik tersebut disambut antusias oleh peserta didik karena memberikan pengalaman nyata dalam penanganan keadaan darurat.
Pada kesempatan yang sama, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru juga memberikan apresiasi kepada Lima siswa SMK Negeri 6 Pekanbaru yang sebelumnya telah menunjukkan kepedulian dan keberanian dengan membantu proses pemadaman kebakaran di lingkungan sekitar. Apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk peduli terhadap keselamatan dan lingkungan.
Melalui kegiatan edukasi ini, SMK Negeri 6 Pekanbaru berharap seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran serta mampu menerapkan langkah-langkah penanganan awal secara tepat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tanggap darurat, dan berbudaya keselamatan.








